Peluang bisnis dari kotoran ternak sapi

By | 30 November 2018

Kambing dan sapi adalah ternak yang kotorannya sering digunakan sebagai pupuk organik. Keuntungan dari pupuk organik itu sendiri, yang lebih aman dan tidak memiliki efek mencemari, pupuk kimia dapat merusak ekosistem.
Namun, terkadang kotoran sapi diremehkan. Padahal, jika ingin mencoba sedikit, kotoran sapi dapat menghasilkan pundi-pundi uang dengan membuat pupuk organik. Membuat pupuk organik tidak sulit karena yang Anda butuhkan adalah ketekunan, ketekunan, dan kesabaran.

Siapkan bahan-bahan dan alat-alat seperti 80 kilogram kotoran sapi dicampur dengan urin atau sisa pakan, 10 kilogram abu dapur / abu pembakaran. Juga siapkan 10 kilogram serbuk kayu / serbuk gergaji, 2 kilogram kapur pertanian, ΒΌ kilogram starter atau pengurai limbah, wadah besar, sekop, dan terpal / plastik besar. Lalu, campur semua bahan sedikit demi sedikit sambil mengaduk semua bahan.

Setelah itu, jangan lupa untuk meletakkan semua bahan yang telah dicampur ke dalam wadah yang dapat mencegah campuran kotoran sapi dari hujan dan sinar matahari langsung. Selanjutnya, tutup permukaan menggunakan plastik atau terpal.

Setelah satu minggu, aduk lagi bahan untuk memberikan sirkulasi dan oksigen untuk mikroorganisme sehingga proses pembusukan didistribusikan secara merata ke semua lapisan.

Jika wadah terasa lebih panas, proses pembusukan sedang berjalan, dan aktivitas mikroorganisme untuk membentuk pupuk organik berjalan. Tutup lagi dan tunggu hingga 3-4 minggu kemudian dengan bahan sesekali terbalik 2 minggu sekali.

Setelah minggu ke 3 atau ke 4, wadah bisa dibuka, jika warna pupuk lebih gelap, suhunya tidak terlalu hangat, dan baunya tidak enak, artinya pupuk siap digunakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *