Jenis-jenis sapi ternak yang berasal dari Indonesia

By | 24 Desember 2018

Dalam industri peternakan, sapi adalah salah satu hewan favorit yang dipelihara dan dipasarkan secara luas. Penggunaan hewan-hewan ini diambil dari daging, susu, hingga energi. Ada beberapa jenis sapi di dunia, tetapi pernahkah Anda bertemu dengan spesies sapi murni di Indonesia?
Di Indonesia ada banyak pemulia yang memelihara spesies asing atau domestik. Jumlah jenis ternak di Indonesia juga terbukti cukup. Jenis asli atau asli adalah sekelompok sapi yang kerabat liarnya ditemukan di Indonesia dan proses domestik juga dilakukan di tempat itu, misalnya, sapi Bali.

Berbeda dengan sapi asli, sapi lokal memiliki definisi sebagai produk luar negeri yang telah berkembang hingga generasi kelima atau lebih dan telah mengalami adaptasi yang baik. Sapi Indonesia memiliki kualitas yang dapat bersaing dengan sapi asing.

Beberapa contoh spesiesnya adalah matang, peranakan ongole, dan beberapa lainnya. Awalnya jenis dominan peternak ongole dipertahankan. Namun, kali ini telah diubah oleh pria Bali.

Karena sapi Bali adalah salah satu jenis yang paling cocok jika berkembang di daerah tropis. Ruminansia ini memiliki warna karakteristik bulu bata merah, tetapi pada sapi jantan bulunya akan berwarna kehitaman. Warnanya akan terus bertambah tebal seiring bertambahnya usia.

Sementara itu, ciri-ciri sapi ras Ongole, yaitu putih, abu-abu dan hitam di sekitar mata. Tubuh besar dan punuk dengan leher pendek.

Selain itu, jenis sapi dewasa adalah keluarga lokal Indonesia yang, sesuai namanya, telah dipelihara oleh orang Madura. Salah satu tradisi warisan leluhur di Madura menggunakan kekuatan hewan herbivora, yaitu, karapan sapi.

Ciri khas dari jenis sapi ini adalah betina yang tubuhnya berwarna kuning kecokelatan dan jantan berwarna merah bata atau kecokelatan dengan campuran putih. Warna hitam ditemukan di mata, tepi telinga, ekor dan putih di bagian bawah kaki.

Dengan demikian, revisi jenis-jenis sapi Indonesia. Tindakan menjadi warga negara yang baik tentunya harus mencintai produk dalam negeri. Jangan sampai sapi asli Indonesia lenyap dan digantikan oleh sapi dari luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *